Seiring berkembangnya teknologi serta penggunaan media online yang semakin luas, jenis-jenis website pun ikut berkembang dengan dengan berbagai fitur, fungsi dan jenisnya. Dulu, untuk mengelompokkan jenis-jenis website sangatlah mudah. Saat itu kita hanya mengenal jenis website seperti Search Engine, portal informasi (berita, artikel, dll), Blog, online store (e-Commerce), forum diskusi, dan website perusahaan (company profile). Saat ini, kita akan kewalahan untuk mengelompokkan jenis-jenis website yang ada.
Pun demikian, untuk memudahkan Anda dalam menentukan website apa yang Anda butuhkan, Kami akan coba mengelompokkan jenis-jenis website yang ada berdasarkan fungsi/tujuan utamanya saja. Tak menutup kemungkinan anda juga dapat membuat website hybrid yang mengkombinasikan beberapa jenis website dalam satu website tersendiri.
 |
| Mengenal Jenis-Jenis Website Berdasarkan Fungsi dan Kegunaannya |
1. Search Engine
Search Engine atau mesin pencari adalah jenis website yang khusus mengumpulkan daftar website yang bisa ditemukan di internet kemudian menampilkannya berdasarkan kata kunci atau “keywords” yang dicari oleh pengguna. Mayoritas pengguna internet sudah familiar dengan website berjenis search engine. melalui search engine-lah kita memulai pencarian apapun yang kita inginkan.Contoh website search engine antara lain adalah:
Google,
Bing,
Yahoo Search dan lain-lain.
2. Wiki
Website wiki adalah website yang mengijinkan pengunjung untuk ikut menulis dan mengedit artikel yang ada dalam website tersebut dengan mengacu pada peraturan-peraturan tertentu. Website wiki yang paling terkenal saat ini adalah
Wikipedia. Meskipun semua pengunjung bebas untuk menulis dan mengedit artikel di website ini, namun ada sekelompok orang yang bertugas untuk memeriksa konten yang tulis, apakah layak atau tidak. Meskipun website wiki sering menjadi sumber referensi namun tidak semua informasi yang ada dapat dipercaya 100%.
3. Social Media
Social media termasuk salah satu fenomena yang luar biasa hingga saat ini. Situs social media atau pertemanan online adalah situs yang disediakan bagi para membernya untuk bertukar informasi dan media elektronik lainnya seperti foto, musik atau video. Ada begitu banyak situs sosial media yang ada saat ini, Namun
Facebook dan
Twitter adalah urutan nomor wahid terfenominal saat ini. Beberapa situs social networking yang terkenal sebelum fenomena Facebook dan Twitter antara lain
Multiply,
Friendster dan
MySpace. Ada juga Social Media dengan tema-tema yang lebih spesifik seperti social media untuk berbagi lokasi (
FourSquare), social media entertainment (
Telfie) dan masih banyak lagi.
4. Blog
Blog adalah sebuah website yang berbentuk seperti jurnal atau diari online. Biasa digunakan seorang untuk mengeskpresikan pemikiran dan opini-opininya. Bisa juga artikel-artikel seputar kegiatan blogger atau tutorial. Blog biasanya didominasi oleh tulisan yang juga disertai media gambar, video dan lainnya. Setiap artikel biasanya disertai kolom komentar dimana pengunjung blog bisa meninggalkan komentar atau berdiskusi mengenai artikel yang ditulis. Blog juga dianggap sebagai salah satu social media karena para blogger biasanya saling berinteraksi melalui blog. Perkembangan blog saat ini tidak hanya digunakan sebagai media jurnal atau diari pribadi, namun juga dimanfaatkan sebagai fitur-fitur tambahan oleh website-website besar untuk menginformasikan update-update terbaru seputar produk dan kegiatan mereka. Blog juga sangat cocok digunakan bagi profesional yang ingin menjual jasa berdasarkan keahlian yang mereka miliki, misalnya fotografer, konsultan, fashion stylist hingga artis. Menggunakan blog mereka dapat menulis artikel-artikel terkait seputar keahlian mereka atau kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan portfolio.Jenis blog yang paling fenomenal saat ini adalah
Wordpress dan
Blogger.
5. Web Portal
Web Portal adalah situs yang mengumpulkan dan menyediakan aneka informasi dari berbagai sumber untuk ditampilkan kepada user. Jika user tertarik untuk mengetahui informasi yang ada dengan lebih lengkap, user akan diarahkan ke sumber aslinya. Namun web portal tidak selamanya menampilkan informasi dari sumber luar saja, kadang mereka juga menampilkan informasi-informasi dari website mereka sendiri. Beberapa contoh web portal antara lain :
Yahoo,
MSN,
MSNBC, dan lain-lain.
6. Forum
Forum dibuat untuk ajang diskusi dan tukar informasi. Website Forum biasanya ada yang spesifik, ada juga yang bersifat umum. Dalam forum juga terdapat sub-sub forum berdasarkan kategori-kategori tertentu yang ditetapkan oleh admin. Forum termasuk salah satu jenis website yang pernah menjamur di Indonesia. Apalagi sejak fenomena
KasKus sebagai forum no 1 di Indonesia. Untuk membangun sebuah forum yang lengkap membutuhkan waktu yang sangat banyak. Namun, saat ini sudah tersedia software-software pembuat forum yang siap pakai, baik yang gratis ataupun berbayar. Software pembuat forum yang terkenal adalah
vBulletin, yang digunakan oleh kaskus dan banyak forum-forum internet lainnya. Contoh website forum yang paling terkenal antara lain adalah
Kaskus,
Modifikasi,
detikForum dan lain-lain.
7. Portal Berita
Portal berita adalah situs yang memuat berita-berita dan artikel-artikel untuk dibaca pengunjung. Bisa juga berisi opini dan komentar-komentar seputar politik, teknologi dan lain-lain. Situs-situs berita ini layaknya koran, majalah dan buletin online. Konsep dan karakteristik situs berita berbeda-beda sesuai dengan jenis berita dan target pembacanya. Beberapa contoh situs berita adalah
Detik,
Kompas, dan lain-lain.
8. Social Bookmarking
Social bookmarking adalah situs yang mengijinkan user untuk memasukan informasi atau sumber informasi artikel-artikel tertentu untuk dibaca atau di-rating dan dikomentari oleh user lainnya. Situs jenis ini sering digunakan oleh pemilik situs berita, blog dan situs-situs lainnya untuk mempromosikan konten situs mereka. Beberapa situs social bookmarking yang terkenal adalah
Digg dan
Stumbleupon
9. Media Sharing
Situs ini khusus disediakan bagi user untuk meng-upload media-media elektroknik seperti gambar, musik dan video agar dapat dilihat atau di download oleh pengunjung lain. Contohnya adalah
Youtube,
Flickr, dan lain-lain.
10. Company Profile
Company profile biasanya berupa website sederhana untuk menampilkan profil dan produk atau jasa serta portfolio sebuah perusahaan. Website jenis ini hanya untuk memperkenalkan profil perusahaan meskipun juga dapat menjadi alat promosi jika dikelola dengan benar. Selain profil, produk dan portfolio berupa konten teks dan foto atau video, fitur form kontak termasuk yang penting dalam website ini agar pengunjung dapat dengan mudah menghubungi perusahaan pemilik website jika mereka memerlukan produk atau jasa perusahaan tersebut. Namun belakangan ini situs Company Profile semakin berkembang dengan menambahkan fitur-fitur tertentu seperti artikel-artikel terkait sampaiforum diskusi. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan produk mereka melalui dunia maya.
11. Corporate Website
Berbeda dengan Company Profile, Corporate Website biasanya lebih kompleks atau bisa juga disebut Company Web Portal. Website ini berisi informasi lengkap dari latar belakang hingga kegiatan-kegiatan suatu perusahaan, organisasi atau yayasan sosial baik yang bersifat profitable ataupun non-profit. Informasi-informasi dalam corporate website bisa berupa profile perusahaan/organisasi, latar belakang, visi dan misi, daftar founder dan pengurus, informasi investor dan klien hingga laporan keuangan, afiliasi dan lain-lain serta artikel-artikel dan berita-berita yang terkait dengan kegiatan perusahaan/organisasi tersebut. Contoh corporate website antara lain,
Pertamina,
General Motors dan lain-lain.
12. Brand Building Website
Brand Building Website dibuat untuk memperkenalkan serta membangun image sebuah brand. Yang paling menonjol dari website seperti ini adalah konsep untuk menyampaikan pesan sesuai dengan image yang akan dibangun. Fiturnya sangat beragam dan biasanya cukup kompleks seperti animasi, game, video dan fitur-fitur interaktif lainnya. Belakangan Brand Building website juga sering diintegrasikan dengan social media seperti Facebook, Twitter hingga blog. Brand Building website sering dimanfaatkan oleh produk-produk f
ast moving consumer goods misalnya groseri, soft drinks, snack dan lain-lain. Sebuah website branding sebaiknya dikelola secara dinamis dan selalu diupdate secara rutin untuk menciptakan “customer engagement”.
13. Online Store
Online store atau toko online sudah jelas peruntukannya adalah untuk menjual barang secara online. Fitur-fitur utama online store adalah katalog produk dengan informasi yang lengkap serta shopping cart, yaitu fitur untuk pengunjung untuk melakukan pemesanan produk secara online. Online store bisa bermacam-macam bentuk dan konsepnya. Fitur-fitur online store juga bisa bermacam-macam disesuaikan dengan budget dan kemudahan yang didapatkan. Baik kemudahan mengelola online store itu sendiri ataupun kemudahan bagi pengunjung untuk memilih dan berbelanja produk. Menjamurnya online store di internet memicu munculnya banyak software open source untuk membangun online store. Dengan software-software open-source, siapa saja dapat membangun online storenya sendiri jika tidak memiliki budget untuk membayar jasa pembuatan website profesional. Banyak jasa pembuatan website yang membangun toko online klien mereka dengan menggunakan open source seperti oscommerce, Joomla dan Wordpress. Jasa-jasa seperti ini relatif lebih murah, namun klien pemilik website baru akan menyadari belakangan kesulitan-kesulitan mereka dalam mengelola toko online tersebut karena konfigurasi CMS atau admin area toko online yang dihasilkan dari software open source sangatlah rumit dan kompleks. Kelemahan lainnya, biasanya software opensource harus diupdate secara rutin karena sifatnya yang “terbuka” sehingga mudah dicari kelemahaannya dan gampang di bobol oleh hacker. Software online store opensource memang disediakan bagi mereka yang ingin membangun toko onlinenya sendiri dan mengelola sendiri.
14. Cloud
Situs jenis cloud ini adalah pengembangan dari situs media sharing dimana situs ini memberikan fasilitas penyimpanan file sekaligus berbagi file bagi anggotanya dengan fitur canggih sinkronisasi file, dimana pengguna dapat melakukan sinkronisasi otomatis file-file tertentu di komputer atau gadget mereka dengan cloud server tanpa perlu melakukan upload file manual. Beberapa contoh website cloud antara lain
Dropbox,
GoogleDrive dan lainnya.
15. Archieve Site
Archieve site atau situs arsip adalah website yang dibuat untuk mengumpulkan dan menyimpan materi-materi elektronik berupa konten-konten dan halaman-halaman website agar tidak hilang. Contoh dari jenis website ini adalah
archieve.org.
16. Katalog/Portfolio
Katalog/portfolio online hampir mirip dengan online store, hanya jenis website ini lebih mengutamakan katalog atau portfolio dengan informasi lengkap bagi pengunjung tanpa ada fitur transaksi online. Jika pengunjung tertarik dengan produk-produk atau jasa yang ditawarkan, diharapkan pengunjung akan langsung menghubungi pemilik website untuk melakukan pemesanan atau negosiasi.
17. Portal Komersil
Portal komersil lahir dari konsep iklan baris, dimana melalui portal ini member dapat menjual produk dan jasa mereka tanpa perlu membangun website sendiri. Contoh portal komersil adalah
OLX,
Berniaga, dan masih banyak lagi.
Penutup
Sekian dulu
jenis-jenis website berdasarkan fungsi dan kegunaannya. Semoga tulisan ini dapat memberikan gambaran tentang jenis website apa yang cocok untuk anda kembangkan. Sebenarnya masih banyak jenis website lainnya yang bisa ditemukan di internet, misalnya
affiliate website yaitu website affiliasi untuk menjual produk pihak ketiga,
attack website yang berisi virus atau trojan untuk menyerang komputer pengunjung dengan virus atau malware,
gaming dan
gambling website sebagai media berjudi online,
phising site untuk menjebak pengunjung memasukkan informasi-informasi rahasia, dan masih banyak jenis-jenis website lainnya yang tak mungkin kita uraikan satu per satu.
berbagai jenis website memang sangat berguna untuk bisnis SIBAKUA
BalasHapusKosngosan
UKMSUMUT
Mobil Honda Pekanbaru